Blimbing (malangkota.go.id) – Ratusan peserta mengikuti Seminar Nasional ‘Sinergi Muda, Berkarya dan Menginspirasi’ dalam rangkaian HAMD Festival 2025 di Malang Creative Center (MCC), Minggu (7/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menumbuhkan kepercayaan diri, serta memperkuat jejaring dalam bidang public speaking.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, hadir mewakili Wali Kota Malang memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Dalam arahannya, Wiwid, demikian sapaan akrabnya, menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi agar mampu menyampaikan makna dan menginspirasi. “Suara atau informasi itu harus mengalir, memiliki makna, mampu menginspirasi, dan melahirkan kreativitas. Bukan justru memisahkan satu dengan yang lainnya,” tuturnya.
Wiwid juga menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara HAMD Festival yang memilih MCC sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, MCC memang dipersiapkan sebagai ruang kreatif, khususnya bagi bagi komunitas dan generasi muda yang kini telah menjadi rujukan tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga secara nasional.
“Perencanaan pembangunan tidak akan bermakna tanpa dilukis dengan ragam warna kegiatan. Karena itu, kami berterima kasih kegiatan HAMD Festival diletakkan di MCC. Ini adalah ruang anak muda untuk berkarya dan berkolaborasi,” ucap pria ramah itu.
Pada kesempatan ini Wiwid juga menitipkan pesan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, untuk seluruh peserta. Kota Malang, sebagai kota pendidikan dan kota kreatif, disebutnya menjadi rumah bagi berbagai komunitas, perguruan tinggi, dan ruang kolaborasi yang melahirkan banyak inovasi anak bangsa. “Dengan semangat sinergi dan kolaborasi lintas generasi, serta dukungan ekosistem yang inklusif, generasi muda akan menjadi kekuatan utama dalam pembangunan daerah yang berkelanjuta,” pesannya.
Generasi muda diharapkan bukan sekadar penerus estafet pembangunan, tetapi penentu arah masa depan Kota Malang. “Teruslah menjadi bagian dari solusi, tidak hanya sebagai penonton perubahan. Gunakan kemampuan berbicara, berpikir, dan berjejaring untuk menebar inspirasi serta membangun semangat kolaborasi yang positif di masyarakat,” tutupnya. (ari/yn)