Loading

Memuat Konten
Mohon Tunggu...

MASUK / DAFTAR
SDGs Logo

MYF 2026, Dorong Peran Pemuda Bangun Kota Tangguh

Author
vinsmoke
Pemkot Malang · Juni 24, 2026 08:24
Image MYF 2026, Dorong Peran Pemuda Bangun Kota Tangguh

Klojen (malangkota.go.id) – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menggelar puncak Malang Youth Festival (MYF) 2026 di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Sabtu (25/4/2026). MYF 2026 yang mengusung tema ‘Anak Muda Bangun Kota Tangguh’ ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan MYF sebagai ruang aktualisasi generasi muda untuk berkarya dan mengembangkan potensi di berbagai bidang. “Generasi muda harus terus berkarya, mengembangkan potensi, serta berkontribusi dalam pembangunan kota,” jelas Wahyu.

Menurutnya, kontribusi pemuda dapat diwujudkan di berbagai sektor, mulai dari seni budaya, teknologi, kewirausahaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Lebih lanjut Wahyu menjelaskan bahwa spirit dari MYF ini juga selaras dengan tema HUT ke-112 Kota Malang, yakni ‘Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas’ yang mencerminkan karakter pemuda yang berani, progresif, dan berkualitas.

“Ngalam melintas berarti keberanian menembus batas. Bergerak tuntas adalah komitmen mengubah gagasan menjadi aksi nyata. Sementara mbois berkelas menunjukkan identitas pemuda Malang yang percaya diri, berkualitas, dan tetap menjunjung nilai lokal,” urainya.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Putri Indonesia 2025 foto bersama pemenang usai menyerahkan penghargaan
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Putri Indonesia 2025 foto bersama pemenang usai menyerahkan penghargaan

Wahyu menegaskan, kemajuan Kota Malang tidak dapat dilepaskan dari peran aktif generasi muda. Karena itu, pihaknya berkomitmen membuka ruang dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkembang. “Kami tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga kepercayaan dan kesempatan agar pemuda bisa berperan lebih besar dalam pembangunan,” ucapnya.

Ia juga menyoroti besarnya potensi pemuda di Kota Malang yang didominasi pelajar dan mahasiswa. “Jumlah mahasiswa di Kota Malang hampir setara dengan jumlah penduduknya. Ini adalah kekuatan besar yang harus dimanfaatkan untuk kemajuan kota,” katanya.

Selain itu, Wahyu mengingatkan pentingnya ketangguhan mental dalam menghadapi kegagalan. “Kegagalan bukanlah akhir, melainkan pintu menuju keberhasilan berikutnya. Langkah pertama memang sulit, tetapi harus dihadapi dengan keberanian,” tutur orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.

MYF 2026 ini menjadi ajang apresiasi sekaligus penguatan kapasitas pemuda, termasuk dalam bidang kewirausahaan. Kegiatan ini juga menjadi panggung bagi generasi muda untuk menampilkan bakat serta berkontribusi dalam pembangunan dan penguatan ekonomi kreatif di Kota Malang.

Festival yang digelar untuk kedua kalinya ini diikuti peserta berusia 16 hingga 30 tahun yang telah melalui proses kurasi. Terdapat tiga kategori yang dilombakan, yakni Malang Youth Fashion Design Competition dengan 35 peserta, Malang Youth City Changers sebanyak 25 peserta, serta Malang Youth Entrepreneur dengan 30 peserta.

Dari masing-masing kategorii dipilih enam finalis terbaik yang selanjutnya dipersiapkan untuk mewakili Kota Malang dalam ajang tingkat regional hingga nasional, dengan penilaian oleh dewan juri yang kompeten di bidangnya.

Para pemenang juga berpeluang mewakili Kota Malang di tingkat nasional, termasuk pada ajang yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). (yul/yn)

Let’s Ignite Your Great Ideas

We connect creators, digital developers, and craft enthusiasts in Malang to grow together on a global scale. Contact our curation team today.

Bagikan Artikel

Sebarkan wawasan ini ke jaringan Anda

Tautan berhasil disalin!